Hujan lebat yang disertai angin kencang beberapa hari terakhir menyebabkan robohnya tanaman padi para petani di wilayah Sidaharja, Minggu (3/4) kemarin lusa.
Padahal tanaman padi tersebut kondisinya sudah memasuki masa panen dan sebagian besar petani merasa kewalahan karena buruh tani yang biasanya membantu memanen sibuk dengan sawah masing-masing.
Akibat kejadian tersebut banyak para juragan sawah yang terpaksa turun tangan terjun ke sawah untuk memanen tanaman padi mereka.
Belum bisa diprediksi berapa jumlah kerugian akibat hujan lebat yang disertai angin puting beliung, namun bisa dipastikan bahwa jumlah tonase hasil panen berkurang akibat belum cukup umur panen atau tumbuh tunas lantaran terlalu lama terendam air.
Mesin Perontok Padi
Ini merupakan momentum di mana kita harus memikirkan kembali tentang pemanfaatan teknologi modern yakni mesin perontok padi.
Memang tidak mudah menerapkan sesuatu yang baru apalagi berbasis teknologi, entah faktor ilmu atau enggan memanfaatkan teknologi.
Tetapi kini kita dapat melihat bahwasanya masyarakat Sindanghaji sudah ada yang memanfaatkan mesin perontok padi dan dalam waktu dekat penggunaan mesin tersebut bisa bertambah banyak. Semoga para petani khususnya di Sindanghaji dalam musim panen mendatang sudah menjamur akan kepemilikan mesin tersebut.