Tampilkan postingan dengan label Turidjo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Turidjo. Tampilkan semua postingan

Putra H. Karlan Akan dilantik 7 April Mendatang

Kamis, 24 Maret 2016

Per tanggal 7 April mendatang warga Dusun Kedungjarian Desa Sidaharja secara resmi memiliki Kepala Dusun (Kadus) yang baru. Pemilihan Kepala Dusun (Pilkadus) Kedungjarian yang berlangsung Senin, (21/3) kemarin lusa berhasil memenangkan Ade Johan Runendar (39) dengan perolehan suara 223 dari total 443 suara yang ada mengalahkan Ani Suarni (47 suara) dan Hermanto (169 suara).

Ade Johan Runendar (39) adalah Kadus Kedungjarian yang menggantikan Purwanto karena harus berhenti dari jabatannya lantaran usianya melebihi 60 tahun. Baca juga Cara Update Aplikasi Kependudukan AppVillage Versi 15.

Kepala Desa Sidaharja Turidjo, bakal melantik Ade Johan Runendar di balai desa dan rencananya pihak kecamatan serta babinsa maupun babinmas akan turut hadir. Pria yang beristrikan Ngadiati (32) ini usai dilantik dan resmi menjadi Kadus Kedungjarian diharapkan dapat membawa perubahan yang lebih baik dari berbagai bidang yakni Keagamaan, Pembangunan dan Perekonomian Masyarakat Dusun Kedungjarian Desa Sidaharja. (BM)

Kedungjarian Miliki Kadus Baru

Rabu, 23 Maret 2016



Warga Dusun Kedungjarian Desa Sidaharja menggunakan hak pilihnya dalam menentukan Kepala Dusun yang menggantikan Purwanto alias Golongan Cipung pada hari Senin (21/3) kemarin lusa. Penduduk Kedungjarian yang tergerak hatinya untuk mengikuti kompetisi di ajang Pemilihan Kepala Dusun (Pilkadus) ini berjumlah tiga orang.

Mereka masing-masing adalah Ade Johan R, Ani Suarni dan Dono. Ketiga orang tersebut mengajukan diri dengan sukarela untuk turut serta membangun masyarakat melalui tingkat dusun sebagai Kepala Dusun (Kadus).

Kepala Desa Sidaharja dan Sejumlah Pejabat dari Kecamatan Lakbok
Pemilihan Kepala Dusun (Pilkadus) yang berlangsung tertib dan aman tersebut, disaksikan oleh Kepala Desa Sidaharja Turidjo dan beberapa orang dari Kecamatan Lakbok. Turidjo yang tampak antusias mengamati jalannya Pilkadus berharap Kadus yang baru bisa lebih cekatan dan berwawasan dalam membangun masyarakat Kedungjarian.
Hasil penghitungan suara Pilkadus Kedungjarian
Menurut catatan dari papan informasi penghitungan suara, tercatat Ade Johan memperoleh 223 Suara, Ani Suarni 47 Suara dan Dono 169 suara. Tidak ada unsur kecurangan dalam PilkadusKedungjarian kali ini dan semua berjalan tertib, aman dan lancar. Sekali lagi admin ucapkan selamat atas terpilihnya Ade Johan R sebagai Pilkadus Kedungjarianyang baru.

Sidaharja Berlakukan Janggolan Seperti Tahun Lalu

Sabtu, 19 Maret 2016

Kepala Desa Sidaharja Turidjo beserta Lembaga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sidaharja, tahun ini kembali memberlakukan tarikan janggolan penuh seperti tahun sebelumnya. Janggolan merupakan bentuk tarikan terhadap warga berupa padi yang dibebankan sesuai luas tanah baik darat maupun sawah dan dipergunakan untuk tambahan kesejahteraan perangkat desa serta aparatur pemerintah desa lainnya.

Keputusan bersama antara Kepala Desa dengan BPD tahun ini tentu menjadi polemik bagi sebagian besar warga Desa Sidaharja. Mengapa demikian? Karena janggolan yang ada hingga sekarang ini diciptakan untuk memberikan tunjangan penghasilan bagi staf pemerintah desa hingga ke tingkat RT/RW. Janggolan diberikan setiap satu tahun sekali usai masa panen musim kemarau.

Namun kondisi yang ada sekarang memaksa warga untuk memberikan sebuah teguran terhadap jajaran terkait yaitu Kepala Desa dan BPD bahwasanya kesejahteraan perangkat desa dan aparatur lainnya sudah dirasa cukup. Kalaupun harus menetapkan kembali tarikan/iuran janggolan, harusnya ada kebijakan separuh nilai dari tahun sebelumnya agar masyarakat tidak merasa terbebani.

Kesejahteraan perangkat desa dan aparatur pemerintah desa lainnya, sudah ditunaikan melalui Penghasilan Tetap (Siltap) Perangkat Desa yang tertuang dalam Alokasi Dana Desa (ADD). Masyarakat sekarang sudah cerdas dan mereka menilai bahwa pemberlakuan tersebut menambah beban masyarakat. Kembali kepada gejolak masyarakat bahwa ini harus menjadi pertimbangan kembali di tahun depan agar pemberlakuan janggolan bisa dihilangkan atau minimal turun 50%.
 

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.
https://soundcloud.com/pmi-banjarnegara/sets/mars-pmi

Blogger news

Blogroll

Most Reading